+62xx xxxx xxxx admin@adz-dzikru.com

Isti’adzah Setelah Tasyahhud, Do’a dan Salam

Memohon perlindungan(isti’adzah) kepada Allah dari empat perkara dengan membaca:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ

(Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa neraka jahanam, dari siksa kubur, dan dari bencana kehidupan dan kematian, serta dari kejahatan bencana Dajal. Aku berlindung kepada-Mu dari bencana hidup dan mati. ” (H.R.  Muslim dari Abu Hurairah)

Ibnu Daqiqil ‘Id berkata: “Fitnah hidup adalah apa yang menimpa manusia selama hidupnya berupa fitnah dunia, hawa nafsu, dan kebodohan, dan yang paling besar ~ wal ‘iyaadzu billah~ adalah kepayahan yang sangat saat menjalani sakaratul maut. Fitnah mati maksudnya fitnah(kepayahan, siksaan) ketika menjalani kematian, dinisbatkan kepada mati karena dekatnya fitnah tersebut kepada kematian, atau juga bisa berarti fitnah kubur.” Baca Fat-hul Bari (2/319)

Selanjutnya, berdo’a memohon apa saja yang dikehendaki dari kebaikan dunia dan akhirat. Jika mendo’akan kedua orang tua atau saudara sesama muslim, juga tidak apa-apa, baik dalam shalat fardhu maupun shalat sunnah, sesuai dengan keumuman sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam dalam Hadits Ibnu Mas’ud ketika beliau mengajarinya tasyahhud:

قَوْلُ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَدِيْثِ ابْنِ مَسْعُوْدٍ فِي التَّشَهُّدِ: ثُمَّ لِيَتَخَيَّرْ مِنَ الدُّعَاءِ أَعْجَبَهُ إِلَيْهِ. [متفق عليه]، وَلِمُسْلِمٍ: ثُمَّ لِيَتَخَيَّرْ بَعْدُ مِنَ اْلمَسْأَلَةِ مَا شَاءَ أَوْ مَا أَحَبَّ. وَفِي حَدِيْثِ أَبِي هُرَيْرَةَ: إِذَا تَشَهَّدَ أَحَدُكُمْ فَلْيَتَعَوَّذْ مِنْ أَرْبَعٍ ثُمَّ يَدْعُو لِنَفْسِهِ مَا بدَأَ لَهُ.

Sabda Nabi saw. dalam hadis Ibn Mas’ud dalam masalah tasyahhud: “Kemudian hendaklah ia memilih doa yang paling ia kagumi.” [Muttafaq Alaih]. Dan dalam hadits riwayat Muslim: “Kemudian hendaklah ia memilih –setelah tasyahhud– permohonan yang dikehendakinya atau disukainya.” Dan dalam hadis Abu Hurairah: “Jika salah seorang di antara kamu telah tasyahhud maka hendaklah ia berlindung (kepada Allah) dari empat perkara kemudian berdoa untuk dirinya apa yang tampak (baik) baginya.”

 

Kemudian salam ke kanan dan ke kiri seraya mengucapkan:

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

 Artinya :
Semoga keselamatan, rahmat dan berkah ALLAH selalu tercurah untuk kamu sekalian(para malaikat dan kaum muslim).

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top