بسم الله الرحمن الرحمم

الحمد لله والصلاة والسلام على سيدنا محمد وعلى آله وصحَابَتِه أجمعين ، والتابعين لهم بإحسان إلى يوم الدين. أما بعد

Ikhwanil Kiram, Sahabat Al Qur’an yang semoga Allah Ta’ala muliakan, Alhamdulillah pada pertemuan kemarin kita telah membahas bagian mad far’i dengan sebab sukun yaitu  sukun ‘aridh, adapun pada kesempatan kali ini, in Syaa Allah biidznillahi ta’ala kita akan membahas bagian kedua dari mad far’i dengan sebab sukun ini yaitu sukun ashliy.

Terdapat satu mad yang disebabkan karena sukun asli, yaitu mad lazim

Allamah Al-Jamzuri rahimahullah beliau berkata tentang mad lazim ini:

وَصْلاً وَوَقْفاً بَعْدَ مَدٍّ طُــوِّلاً

وَلازِمٌ إنِ السُّكُـــــونُ أُصِّلاً 

dan (mad) lazim itu apabila sukunnya ashliy ketika (dalam keadaan) washal dan waqaf setelah huruf mad yang dipanjangkan”

Sahabat Al Qur’an sekalian sebagaimana telah disampaikan pada pertemuan sebelumnya bahwa mad lazim adalah

هُوَ أَنْ يَأْتِيَ حَرْفُ الْمَدِّ وَبَعْدَهُ حَرْفٌ سَاكِنٌ سُكُونًا أَصْلِيًّا (وَصْلاً وَوَقْفًا) فِي الْكَلِمَةِ نَفْسِهَا

“Adanya huruf mad dan setelahnya adalah huruf yang sukun dengan sukun ashliy (dalam keadaan washal ataupun waqaf) pada kata itu sendiri.” (diilustrasikan)

Mad Lazim terbagi menjadi empat, sebagaimana perkataan Allamah Al Jamzuri didalam matan tuhfahnya

 وتِلْكَ كِلْمِـــيٌّ وَحَرْفِيٌّ مَعَـهْ

أَقْسَـــــامُ لازِمٍ لَدَيْهِمْ أَرْبَعَهْ

فَهَذِهِ أَرْبَعَـةٌ تُفَصَّــــــلُ

كِلاهُمَـــــــا مُخفَّفٌ مُثَقَّلُ

Pembagian mad lazim menurut mereka (para ulama) ada empat, diantaranya mad lazim kalimiy dan Harfiy”

“Dan setiap keduanya terbagi dua, mukhaffaf dan mutsaqqal, berikut rinciannya”

Mad Lazim terbagi menjadi empat dan keempat bagian dari mad lazim itu, adalah:

  1. Mad Lazim kalimi Mutsaqqal
  2. Mad Lazim kalimi Mukhaffaf
  3. Mad Lazim Harfiy Mutsaqqal
  4. Mad Lazim Harfiy Mukhaffaf

Kita jelaskan satu-persatu…

Allamah Al-Jamzuri rahimahullah berkata:

مَعْ حَرْفِ مَـدٍّ فَهْوَ كِلْمِيٌّ وَقَعْ

فإِنْ بِكِلْمَـــةٍ سُكُـونٌ اجْتَمَعْ

وَالمَدُّ وَسْطَـهُ فَحَرْفِـــيٌّ بَدَا

أَوْ فِي ثُلاثِيِّ الحُروُفِ وُجِــداَ

مُخَفَّفٌ كـُلٌ إذَا لَمْ يُدْغَمَــــا

كِلاهُماَ مُثَقَّـــــلٌ إَنْ أُدْغِماَ

Jika dalam satu kata ada sukun berkumpul dengan huruf mad, maka terjadilah mad lazim kalimiy”

Apabila dijumpai ada tiga huruf berkumpul dengan huruf mad, maka itu merupakan mad lazim harfiy”

Keduanya mutsaqqal jika diidghamkan, mukhaffaf jika tidak diidghamkan” (menggunakan iluistrasi)

 

Mad lazim kalimi mutsaqqal adalah

هُوَ أَنْ يَأْتِيَ بَعْدَ حَرْفِ الْمَدِّ سُكُونٌ أَصْلِيٌّ مُشَدَّدٌ فِي كَلِمَةٍ

“Adanya sukun asli yang bertasydid setelah huruf mad pada satu kata.”[1]

Dinamakan dengan kalimi karena adanya sukun ashliy setelah huruf mad dalam satu kata. Dinamakan dengan mutsaqqal karena beratnya pengucapan, melihat kepada adanya tasydid dan ghunnah.[2] Dan tempo bacaan dari mad lazim kalimi mutsaqal ini dibaca 6 harakat

Contoh

( وَلاَ الضَّآلِّينَ )

( فَإِذَا جَآءَتِ الصَّآخَّـةُ )

Mad lazim kalimi mukhaffaf adalah

هُوَ أَنْ يَأْتِيَ بَعْدَ حَرْفِ الْمَدِّ سُكُونٌ أَصْلِيٌّ مُخَفَّفٌ فِي كَلِمَةٍ

“Adanya sukun asli mukhaffaf (yang tidak diighamkan) setelah huruf mad dalam satu kata.”[3]

Dinamakan dengan kalimi karena sukun asli ada setelah huruf mad dalam satu kata. Dan dinamakan mukhaffaf karena ringannya pengucapan, melihat kepada tanpa adanya tasydid dan ghunnah[4]. Dan mad lazim kalimi mukhaffaf ini dibaca 6 harakat

Contoh

 ( ءَآلْئَـنَ وَقَدْ كُنْتُم بِهِ تَسْتَعْجِلُونَ)

( ءَآلْئَـنَ وَقَدْ عَصَيْتَ قَبْلُ وَكُنْتَ مِنَ الْمُفْسِدِينَ)

Kemudian kita beralih kepada Mad Lazim Harfiy, mad lazim harfiy terbagi menjadi dua yaitu mutsaqqal dan mukhaffaf.

Mad Lazim Harfiy Mutsaqqal

adalah

هُوَ الْمَدُّ الَّذِي فِي هِجَاءِ أَحَدِ الْحُرُوفِ الْمُقَطَّعَةِ الَّتِي ابْتَدَأَ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ بِـهَا بَعْضَ السُّوَرِ، مِمَّا هِجَاؤُهُ عَلَى ثَلاَثَةِ أَحْرُفٍ، أَوْسَطُهَا حَرْفُ مَدٍّ، بَعْدَهُ سَاكِنٌ مُدْغَمٌ فِيْمَا بَعْدَهُ

“Ia adalah bacaan mad pada ejaan salah satu huruf muqatha’ah yang Allah memulai dengannya sebagian surah (al Qur’an): ejaannya tersusun dari tiga huruf; dan pertengahan dari ketiganya adalah huruf mad sementara setelahnya huruf sukun yang diidghamkan pada huruf berikutnya.”[5] (buat ilustrasinya)

Dari definisi diatas kita mengetahui bahwa terjadinya mad lazim harfiy mutsaqqal karena proses pengidghaman, yaitu ejaan huruf ketiganya diidghamkan pada ejaan huruf pertama pada huruf berikutnya. Dan mad lazim harfiy mutsaqqal ini dibaca 6 harakat

Contoh

Lafadz

Dibaca

طسم

طَاسِيْمِّـيْم

الـم

أَلِفْ لاَ مْ مِيْمِ

 

Mad Lazim Harfiy Mukhaffaf adalah

هُوَ الْمَدُّ الَّذِي فِي هِجَاءِ أَحَدِ الْحُرُوفِ الْمُقَطَّعَةِ الَّتِي ابْتَدَأَ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ بِـهَا بَعْضَ السُّوَرِ، مِمَّا هِجَاؤُهُ عَلَى ثَلاَثَةِ أَحْرُفٍ، أَوْسَطُهَا حَرْفُ مَدٍّ، بَعْدَهُ سَاكِنٌ مُخَفَّفٌ – أَيْ غَيْرُمُدْغَم فِيمَا بَعْدَهُ

“Ia adalah bacaan mad pada ejaan salah satu huruf muqatha’ah yang Allah memulai dengannya sebagian surah (al Qur’an): ejaannya tersusun dari tiga huruf; dan pertengahan dari ketiganya adalah huruf mad sementara setelahnya huruf sukun yang tidak diidghamkan pada huruf berikutnya.”[6]

Mad lazim harfiy mukhaffaf ada pada huruf-huruf yang tersusun dari tiga huruf hijaiyyah, dan huruf yang ketiganya tidak diidghamkan pada huruf yang lain.[7] Dan tempo bacaan mad lazim harfy mukhaffaf dibaca 6 harakat

Contoh

Lafadz Dibaca

ن

نُونْ

ص

صَادْ

ق

قَافْ

حم

حَامِيمْ

الر

أَلِفْ لاَمْرَا

 

Semua merupakan bentuk mad lazim harfiy mukhaffaf karena ejaan huruf ketiganya tidak diidghamkan dengan huruf lain setelahnya.

Adapun apabila diidghamkan pada huruf setelahnya, maka ia adalah mad lazim harfiy mutsaqqal

Demikian penjelasan singkat mengenai pembagian mad lazim ini

 

 

SOAL LATIHAN

PEMBAGIAN MAD LAZIM

((Mad Far’i Sebab Sukun))

PERTANYAAN

  1. “Ia adalah bacaan mad pada ejaan salah satu huruf muqatha’ah yang Allah memulai dengannya sebagian surah (al Qur’an), ejaannya tersusun dari tiga huruf, dan pertengahan dari ketiganya adalah huruf mad sementara setelahnya huruf sukun yang tidak diidghamkan pada huruf berikutnya.” Merupakan definisi dari mad …….

a. Mad lazim kalimi mutsaqqal

b. Mad lazim kalimi mukhaffaf

c. Mad lazim harfiy mutsaqqal

d. Mad lazim harfiy mukhaffaf

 

  1. “Adanya sukun asli yang bertasydid setelah huruf mad pada satu kata.” Merupakan definisi dari mad …….

a. Mad lazim kalimi mutsaqqal

b. Mad lazim kalimi mukhaffaf

c. Mad lazim harfiy mutsaqqal

d. Mad lazim harfiy mukhaffaf

 

  1. أَلِفْ لاَ مْ مِيْمِ contoh disamping merupakan contoh mad …….

a. Mad lazim kalimi mutsaqqal

b. Mad lazim kalimi mukhaffaf

c. Mad lazim harfiy mutsaqqal

d. Mad lazim harfiy mukhaffaf

 

Kunci Jawaban :

No. 1 : d

No. 2 : a

No. 3 : c

 

 

 

[1] Hilyatut Tilawah (hal 213) dan Tajwid Lengkap (hal. 359)

[2] Ghayatul murid fi ‘Ilmit Tajwid (hal. 108) dan Tajwid Lengkap (hal. 359)

[3] Hilyatut Tilawah (hal 214) dan Tajwid Lengkap (hal. 360)

[4] Ghayatul murid fi ‘Ilmit Tajwid (hal. 107) dan Tajwid Lengkap (hal. 360)

[5] Hilyatut Tilawah (hal 214) dan Tajwid Lengkap (hal. 364)

[6] Hilyatut Tilawah (hal 214) dan Tajwid Lengkap (hal. 366)

[7] Taisir ‘Ilmi Tajwid (hal. 114) dan Tajwid Lengkap (hal. 366)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here