بسم الله الرحمن الرحيم

ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ ٱلَّذِيٓ أَنزَلَ عَلَىٰ عَبۡدِهِ ٱلۡكِتَٰبَ وَلَمۡ يَجۡعَل لَّهُۥ عِوَجَاۜ  ١ والصلاة والسلام على سيدنا محمد وعلى آله وصحَابَتِه أجمعين ، والتابعين لهم بإحسان إلى يوم الدين. أما بعد

Ikhwanil Kiram, Alhamdulillah telah berlalu pelajaran kita mengenai makhraj umum yang keempat, yaitu Asy Syafatan. Adapun sekarang, in Syaa Allah kita akan bahas makhraj umum yang terakhir (yang ke lima) yaitu Al Khaisyum.

Al Khaisyum (الخيشوم) adalah pangkal hidung bagian dalam. Dari makhraj ini keluar segala bunyi ghunnah (dengung/sengau).[1] Dan pembahasan ghunnah akan kita bahas secara Panjang lebar dalam pembahasan sifat, in Syaa Allah

Ghunnah ada pada huruf nun (ن) dan mim (م) dalam setiap keadaannya, dan keadaan-keadaan yang dimaksud adalah:

  1. Huruf nun sukun dan tanwin pada idghma bigunnah, iqlab, dan ikhfa
  2. Huruf mim sukun ada pada dua keadaan, yaitu : ikhfa syafawi & idgham mitslain
  3. Huruf nun dan mim yang bertasydid

Dan in Syaa Allah pada pertemuan-pertemuan berikutnya kita akan bahas istilah keadaan-keadaan tersebut diatas secara terperinci.

Berikut latihan pengucapan huruf Al Khaisyum yaitu nun (ن) dan mim (م) dalam setiap keadaannya:

 

 

Demikian disampaikan

 

Ditulis oleh

Cecep Mulya Berliana (Abu Fauzan)

 

[1] Dirasat Ilmit Tajwid lil Mutaqaddimin (hal. 193)

 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *