بسم الله الرحمن الرحيم

ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ ٱلَّذِيٓ أَنزَلَ عَلَىٰ عَبۡدِهِ ٱلۡكِتَٰبَ وَلَمۡ يَجۡعَل لَّهُۥ عِوَجَاۜ  ١ الحمد لله والصلاة والسلام على سيدنا محمد وعلى آله وصحَابَتِه أجمعين ، والتابعين لهم بإحسان إلى يوم الدين. أما بعد

Ikhwanil Kiram, bahasan kita selanjutnya setelah membahas makhraj Al Halq, In Syaa Allah pada pertemuan kali ini kita akan mempelajari makhraj umum selanjutnya (yang ketiga) yaitu, Al Lisan. Khusus pada makhraj Al Lisan ini, Karena makhrajnya banyak, maka pembahasannya akan kita bagi menjadi beberapa bagian.

 

 

Dan sebelum membahas makhraj Al Lisan secara terperinci, kita perlu memahami dua bagian penting pada bagian organ mulut yang sangat erat kaitannya dengan makhraj Al Lisan, yaitu Al Hanakul A’la (الحنك الأعلى)  dan Al Asnan (الأسنان), dengan perincian sebagai berikut:[1]

Pertama, Al Hanakul A’la (الحنك الأعلى) atau langit-langit atas. Ia adalah bagian atas organ mulut yang terdiri dari 5 bagian penting, yaitu : (1) gusi, (2) langit-langit depan, (3) langit-langit keras, (4) langit-langit lunak, dan (5) anak tekak.

Kedua, Al Asnan (الأسنان) atau gigi. Gigi manusia berjumlah 32, 16 bagian atas, dan 16 bagian bawah. Perinciannya sebagai berikut: gigi seri berjumlah 4, gigi seri samping berjumlah 4, gigi taring berjumlah 4, gigi geraham pertama (Adh Dhawaahik) berjumlah 4, gigi geraham kedua (Ath Thawaahin) berjumlah 12, dan gigi geraham akhir (An Nawaajidz) berjumlah 4.[2]

Kemudian, setelah mengetahui dua bagian penting organ mulut yang sangat erat kaitannya dengan makhraj Al Lisan diatas, sekarang kita membahas makhraj al lisan secara khusus.

Al Lisan, atau lidah adalah bagian makjraj yang umum, dan darinya keluar 10 makhraj untuk 18 huruf. Dan secara terperinci terbagi menjadi empat bagian penting, yaitu aqshal lisan, washatul lisan, hafatul lisan dan tharaful lisan.

Pertama, Aqshal lisan adalah bagian lidah yang paling dalam, dekat dengan tenggorokan. Atau disebut juga dengan pangkal lidah. Padanya ada dua makhraj untuk dua huruf. Yaitu huruf qaf dan kaf.

Imam Ibnul Jazari rahimahullah berkata:

… وَالْقَافُ  –   أَقْصَى اللِّسَانِ فَوْقُ ثُمَّ الْكَافُ   –   أَسْفَلُ …

“dan huruf Qaf keluar dari pangkal lidah, kemudian huruf Kaf, tempat keluarnya dibawah huruf Qaf…”[3]

 

Berikut rincian makhraj pertama untuk huruf qaf, yaitu:

يَخْرُجُ مِنْ أَقْصَى اللِّسَانِ مَعَ مَا يُحَاذِيهِ مِنَ الْحَنَكِ اللَّحْمِيِّ (الْمَنْطِقَةُ الرَّخْوَةُ)

“Keluar dari pangkal lisan menempel pada bagian daging dari langit-langit (bagian yang lunak).”[4]

Dari tempat ini keluar huruf qaf ( ق ).

Selanjutnya rincian makhraj kedua, untuk huruf kaf, yaitu:

يَخْرُجُ مِنْ أَقْصَى اللِّسَانِ مَعَ الْحَنَكِ اللَّحْمِيِّ وَالْعَظَمِيِّ مَعَا (الْمَنْطِقَةُ القَاسِيَةُ) تَحْتَ مَخْرَجِ القَافِ قَلِيلاً)

“Keluar dari pangkal lisan menyentuh pada bagian daging dan tulang (bagian yang keras) dari langit-langit secara bersamaan, berada di bawah makhraj qaf sedikit.”[5]

Dari tempat ini keluar huruf kaf ( ك )

Berikut latihan pengucapan huruf-huruf al lisan, yaitu Aqshal lisan, yang terdiri dari huruf qaf dan kaf:

 

 

Demikian disampaikan

 

Ditulis oleh:

Cecep Mulya Berliana (Abu Fauzan)

 

[1] Tajwid Mushawwar (hal. 75)

[2] Tajwid lengkap Asy Syafi’I (hal. 124)

[3] Matan Jazari bait ke 12-13

[4] Hilyatut Tilawah (hal. 95)

[5] Hilyatut Tilawah (hal. 96)

Kiriman serupa

4 Komentar

  1. Ana jadi bisa memurajaah kembali ……..syukron ustadz…….

    1. Alhamdulillah…
      Afwan

  2. Alhamdulillah. Syukron ustadz.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *